Apa persamaan dari New York, Singapore, Tokyo, Oslo, London, Toronto? Satu, mereka semua ada di luar Indonesia. Kedua, kota-kota tersebut merupakan beberapa kota yang memiliki label smart city.

Mungkin beberapa dari kamu masih asing dengan konsep ini. Sebenarnya apa itu smart city dan apa indikator-indikator yang harus dipenuhi oleh sebuah smart city?

Secara definisi, smart city adalah sebuah wilayah atau daerah yang memanfaatkan keberadaan teknologi informasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik termasuk dalam hal transportasi, komunikasi, dan berbagai aspek lainnya.

Untuk bisa disebut sebagai smart city, sebuah kota perlu memenuhi beberapa syarat sebagaimana akan kita bahas dalam artikel yang satu ini.

Smart Government

Salah satu aspek terpenting dari smart city adalah pemerintahannya. Pemerintah berperan untuk membuat regulasi serta peraturan dalam berbagai hal termasuk dalam transisi menuju smart city. Kebijakan-kebijakan dalam hal ekonomi, lingkungan, serta teknologi harus dibuat sedemikian rupa untuk menunjang keberlangsungan sebuah smart city.

Smart Mobility

Aspek berikutnya adalah dalam hal mobilitas atau transportasi. Setiap kota memiliki kebutuhan akan transportasi publik yang berbeda-beda sehingga pengembangan transportasi publiknya pun akan berbeda pula. Beberapa kota menitikberatkan pada pembangunan MRT dan adapun kota lain berfokus pada bus kota. Keberadaan smart mobility akan sangat berguna sehingga tidak ada lagi kemacetan yang mengganggu kehidupan masyarakat. Selain itu, smart mobility berarti juga penggunaan transportasi yang ramah terhadap lingkungan.

Smart Economy

Perkembangan teknologi yang makin pesat sangat bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan perekonomian suatu kota. Data terkait ekonomi yang dimiliki sangat bisa digunakan untuk menciptakan gagasan serta kebijakan yang berguna untuk meningkatkan kondisi ekonomi.

Dengan adanya kebijakan yang mendukung disertai implementasi teknologi yang baik, diharapkan muncul bisnis-bisnis baru yang mana dapat membuka lapangan kerja baru juga.

Smart Environment

Aspek lain yang juga harus diperhatikan dalam smart city adalah lingkungan. Pengelolaan sampah, energi, dan alam menjadi hal yang penting untuk diperhatikan. Energi ramah lingkungan menjadi salah satu hal yang harus diusahakan. Daur ulang sampah pun juga perlu dilakukan sehingga dapat meminimalisasi seminimal mungkin eskes dari sampah yang dihasilkan. Adanya lingkungan yang sehat akan sangat bermanfaat bagi masyarakat yang tinggal di dalamnya. Untuk dapat mewujudkan lingkungan yang sehat, dibutuhkan kebijakan yang tepat serta peran masyarakat juga di dalamnya.

Smart Living

Indikator lain dari smart city adalah dalam hal kualitas hidup masyarakatnya. Apakah pembagian lahan hunian sudah diatur sedemikian rupa sehingga tidak tercampur dengan lahan untuk industri. Apakah sudah tersedia fasilitas untuk difabel. Apakah layanan kesehatan bisa dijangkau dengan mudah oleh warga, dan berbagai fasilitas hidup lainnya termasuk pendidikan.

Smart People

Aspek terakhir tetapi tidak kalah penting adalah masyarakat itu sendiri. Semua fasilitas penunjang smart city jika tidak dimanfaatkan oleh masyarakat yang smart bisa saja kurang bermanfaat nantinya. Karenanya, di sini masyarakat juga dituntut untuk berperan serta sehingga dapat menjadi smart mulai dari membiasakan diri dengan hal sederhana seperti membuang sampah di tempat yang seharusnya sampai dengan kemampuan berpikir kritis sehingga bisa jauh dari hoax atau kabar bohong.

Keenam indikator smart city di atas tidak bisa terwujud oleh kerja dari satu pihak saja melainkan menuntut adanya kolaborasi baik oleh pemerintah, swasta, serta peran masyarakat. Apakah kota tempat kamu tinggal sekarang sudah memenuhi keenam indikator tersebut?

📞   WhatsApp: 0877-8121-8255

📸  Instagram: @microurbane

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *