Indonesia merupakan negara yang dihuni oleh beragam suku. Menariknya, setiap suku yang ada di Indonesia memiliki berbagai kebudayaan yang berbeda-beda dan salah satunya membuat rumah adat Indonesia ada banyak sekali jumlahnya.

Saking banyaknya rumah adat yang dimiliki berbagai suku di Indonesia, boleh jadi ada rumah-rumah adat yang akan terasa asing jika Anda melihatnya secara langsung dan boleh jadi pula Anda tidak akan percaya jika rumah tersebut merupakan rumah adat yang dimiliki oleh suku di Indonesia.

Perbedaan antara satu rumah adat dengan rumah adat lainnya boleh jadi dikarenakan kondisi alam pada wilayah yang dihuni oleh suku-suku tersebut juga berbeda. Ada suku yang di daerah tempatnya tinggal banyak dialiri sungai. Beberapa suku menetap di wilayah pegunungan tinggi yang cenderung dingin. Ada juga suku yang tinggal di tengah hutan dan kondisi-kondisi tersebut boleh jadi turut berperan dalam menyumbang keanekaragaman rumah adat Indonesia.

Berikut adalah beberapa keunggulan yang bisa dijumpai dari beberapa rumah adat di Indonesia yang sekiranya cukup menarik untuk diketahui.

Rumah Bentang dari Kalimantan

Rumah adat Indonesia pertama yang akan dibahas adalah rumah bentang yang berasal dari Kalimantan Tengah. Rumah ini dapat mencapai panjang lebih dari 100 meter dengan luas mencapai 30 meter! Bisa dibayangkan betapa luasnya rumah bentang tersebut.

Dengan luas rumah yang sedemikian lapang, rumah ini biasanya dihuni lebih dari satu keluarga. Terbayang rasanya jika hanya ada satu keluarga yang menempati rumah seluas itu. Karenanya, biasanya keluarga yang tinggal di dalam satu rumah bentang dapat mencapai jumlah puluhan.

Rumah Honai dari Papua

Menetap di wilayah pegunungan membuat beberapa suku di Papua menciptakan sebuah rumah yang dapat melindungi mereka dari udara dingin. Rumah adat Indonesia yang satu ini dikenal dengan sebutan honai.

Rumah honai biasanya dibuat dari kayu dan juga ilalang. Jika dilihat secara sekilas, mungkin beberapa dari kita akan berpikir bahwa udara akan cukup sulit untuk memasuki rumah tersebut. Hal yang sebenarnya tidak salah karena itulah salah satu tujuan dari bentuk rumah Honai yang seperti itu. Dengan minimnya ventilasi, diharapkan udara dingin tidak mudah memasuki rumah honai.

Rumah Tongkonan dari Toraja

Rumah adat Indonesia selanjutnya adalah tongkonan yang berasal dari suku Toraja. Rumah yang satu ini dapat membuat Anda berpikir bahwa sedang ada kapal di atap rumahnya. Hal yang tidak mengherankan karena atap rumah tongkonan memang berbentuk seperti itu.

Ciri khas dari rumah ini adalah terasnya yang luas dan adanya anak tangga dengan jumlah ganjil. Jika Anda berkeinginan untuk memiliki rumah dengan desain yang unik dan berbau nusantara, rumah tongkonan sepertinya bisa menjadi referensi yang tepat.

Rumah Joglo dari Jawa Tengah

Jika Anda sering bepergian ke wilayah Jawa Tengah terutama ke Surakarta atau kota-kota di sekitarnya, mungkin Anda akan kerap menjumpai rumah joglo berdiri kokoh di pinggir jalan. Tidak mengherankan jika rumah joglo biasanya dapat berusia sangat tua karena dalam pembangunannya digunakan kayu jati yang mana terkenal memiliki daya tahan yang sungguh luar biasa.

Bentuknya yang cantik membuat rumah joglo dapat Anda jadikan referensi terutama jika Anda kebetulan lahir dan besar di rumah joglo dan Anda ingin bernostalgia dengan masa kecil Anda tersebut.

Masih ada banyak lagi rumah adat Indonesia yang lainnya. Banyak sekali rumah adat indah yang dapat Anda jadikan referensi sebagai hunian Anda. Selain mendapatkan hunian yang cantik, Anda juga dapat berperan dalam upaya melestarikan budaya kita. Sungguh merupakan sesuatu yang patut dipertimbangkan, bukan?

📞   WhatsApp: 0877-8121-8255

📸  Instagram: @microurbane

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *