Apakah kamu memiliki impian ingin mendesain bangunan indah seperti burj khalifa atau jembatan semegah golden state? Jika iya, profesi arsitek adalah yang bisa kamu pilih untuk lakukan.

Ada banyak sekali bangunan indah di seluruh penjuru dunia. Termasuk juga di Indonesia yang belakangan makin banyak bangunan yang tidak hanya tinggi tetapi juga memiliki nilai estetika yang tinggi. Jika kamu berkesempatan untuk menyusuri jalan Sudirman di Jakarta, kamu akan menemukan berbagai gedung tinggi yang memiliki desain indah. Untuk mewujudkan hal yang seperti itu, dibutuhkan seorang arsitek untuk mendesainnya.

Dalam artikel kali ini, kita akan membahas apa itu arsitek, tanggung jawab, dan hal-hal yang berkaitan dengan profesi tersebut.

Apa itu Arsitek?

Arsitek adalah seseorang yang bertanggungjawab untuk merencanakan dan mendesain sebuah bangunan. Bangunan di sini tidak terbatas pada rumah saja tetapi juga gedung perkantoran, taman, sampai dengan jembatan.

Untuk menjadi seorang arsitek, kamu bisa memulainya dengan belajar di jurusan arsitektur yang ada di berbagai universitas di Indonesia dan juga di luar negeri tentunya.

Tanggung Jawab Arsitek

Sebagaimana pekerjaan lainnya, arsitek juga memiliki tanggung jawabnya sendiri yang mana dapat dibagi ke dalam beberapa poin sebagaimana berikut ini:

Membuat Konsep Rancangan

Tahap ini adalah tahap di mana seorang arsitek akan mengumpulkan semua data dan informasi yang dibutuhkan untuk membuat suatu rancangan bangunan. Data dan informasi yang dibutuhkan termasuk kondisi iklim, kontur tanah, serta hal-hal lain yang dapat menjadi pertimbangan dalam membuat rancangan nantinya.

Prarancangan

Tahap prarancangan adalah tahap di mana arsitek mulai menyusun pola serta bentuk arsitektur ke dalam bentuk gambar. Di tahap ini arsitek juga merancang nilai fungsional dari rancangan yang dibuat.

Mengembangkan Rancangan

Setelah prarancangan disetujui oleh pihak terkait, pekerjaan selanjutnya yang menjadi tanggung jawab arsitek adalah mengembangkan rancangan yang sudah dibuat.

Dalam tahap ini, arsitek akan membuat rancangan yang lebih detail mengenai sistem konstruksi, struktur bangunan, bahan bangunan, dan juga perkiraan biaya konstruksi yang dibutuhkan.

Membuat Gambar Kerja

Tahap berikutnya adalah pembuatan gambar kerja. Konsep rancangan yang ada dalam kepala arsitek akan diuraikan dalam bentuk gambar dengan uraian yang detail di dalamnya.

Pengadaan Pelaksanaan Konstruksi

Selanjutnya, arsitek biasanya akan berkolaborasi dengan insinyur sipil mulai melakukan pengadaan pelaksanaan konstruksi. Pemilihan bahan baku akan dilakukan dengan cermat sehingga bangunan yang nantinya dibangun tidak hanya indah tetapi juga tepat guna.

Mengawasi Secara Berkala

Saat pembangunan sudah dimulai, arsitek biasanya akan melakukan pengawasan secara berkala supaya pembangunan yang dilakukan dapat sesuai dengan rencana awal dan jadwal yang telah disepakati.

Hal yang Dibutuhkan Untuk Menjadi Arsitek

Selain memiliki latar belakang pendidikan teknik arsitektur, seorang arsitek juga membutuhkan berbagai soft skill supaya dapat melakukan pekerjaannya dengan baik. Salah satu yang dibutuhkan adalah kemampuan berkomunikasi karena arsitek akan bekerja dengan banyak orang dengan berbagai latar belakang yang berbeda. Selain itu, kemampuan manajemen stress juga sangat dibutuhkan mengingat adanya tenggat waktu atau jadwal yang harus dipenuhi.

Beda Arsitek dan Insinyur Sipil

Beberapa dari kita mungkin masih bertanya-tanya apa bedanya arsitek dan insinyur sipil. Perbedaan ini sebenarnya termasuk juga perbedaan dalam pendidikannya di mana teknik sipil mempelajari bagaimana membuat struktur bangunan yang tidak hanya kuat tetapi juga ekonomis. Adapun arsitektur lebih berfokus pada desain bangunan atau lebih berfokus pada estetika.

Sederhananya, insinyur sipil adalah orang yang mewujudkan rancangan dari seorang arsitek. Arsitek bertanggungjawab mendesain bangunan yang biasanya akan diwujudkan dalam bentuk visual dan berikutnya akan dibangun dengan supervisi dari insinyur sipil.

Jika kamu ingin berfokus pada desain atau rancangan gambar, kamu dapat memilih profesi arsitek. Adapun jika kamu lebih tertarik dalam pembuatan struktur bangunan, kamu dapat memilih profesi insinyur sipil.

Demikianlah penjelasan mengenai apa itu arsitek dan tanggung jawab serta perbedaannya dengan insinyur sipil yang perlu kamu ketahui.

📞   WhatsApp: 0877-8121-8255

📸  Instagram: @microurbane

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *